Pakan Ikan Nila Supaya Cepat Besar

Rumahhewan.co.id – Makanan ikan nila supaya cepat besar ada banyak jenisnya. Mulai dari makanan sintetis yang didapat di toko dan makanan alami yang dapat kita temukan disekitar kita. Ikan nila pada dasarnya memakan plankton, hydril, fitoplankton dan makhluk kecil lainnya dalam air.

Ikan yang dijadikan pilihan utama komoditas perairan air tawar ini adalah jenis ikan yang dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat serta dapat dengan mudah dipelihara dan tahan terhadap penyakit.

Tempat budidaya ikan nila selain di kolam biasa yang ada di tanah seperti pada umumnya, juga dapat dilakukan di media lain seperti tambak, sawah, jaring apung, kolam terpal maupun kolam air deras.

Pakan Ikan Nila Supaya Cepat Besar

Untuk mendapatkan untung yang maksimal, pembudidaya ikan nila akan memutar otak bagaimana cara mendapatkan pakan yang hemat atau bahkan tidak perlu mengeluarkan biaya. Berikut beberapa jenis pakan ikan nila supaya cepat besar yang disukai ikan nila namun gratis alias tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun.

1. Bekicot

Bekicot

Daging bekicot juga bisa dijadikan sebagai pakan ikan nila agar cepat besar. Karena bekicot mengandung protein dan asam amino yang tinggi. Kandungan protein dalam setiap 100 gramnya mencapai 12 gram. Selain itu, vitamin B kompleks juga ada didalamnya.

Kandungan nutrisi lainnya antara lain berupa lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, posfor 78 mg, ferrum 1,7 mg serta vitamin B kompleks terutama vitamin B2.

Dalam 100 gr daging bekicot kering antara lain terkandung leusin 4,62 gr, lisin 4,35 gr, arginin 4,88 gr, asam aspartat 5,98 gr, dan asam glutamat 8,16 gr.

Mencari bekicot perlu diperhatikan, sebaiknya berburu bekicot yang hidupnya makan sisa tanaman (bahan organik) yang dipastikan tidak terkontaminasi racun pestisida atau bahan-bahan berbahaya lainnya.

2. Ulat Pohon Pisang

ulat pohon pisang

Tanpa kita sadari, ulat yang mungkin sering kita jumpai ini mengandung protein dan dapat dijadikan makanan ikan nila.

Ulat daun pisang atau Erionota Thrax merupakan ulat yang cirinya kepalanya hitam, badannya putih, agak mengecil di depan dan belakang, bergaris tengah 8 mm, dan panjangnya 6 cm.

Untuk mencarinya, kamu bisa cari pohon pisan yang daunnya ada gulungannya. Untuk jenis ulat ini tidak berbahaya untuk kulit manusia, aman disentuh langsung pakai tangan.

3. Sisa Nasi 

Nasi putih

Pasti kamu sering melihat nasi yang ada di rice cooker tidak habis dan masih banyak tersisa padahal hari sudah berganti. Orang – orang tua sering mengatakan mubazir jika membuang nasi sisa.

Oleh karenanya kamu dapat menggunakan nasi sisa tersebut untuk pakan ikan nila. Cara memberi makan ikan bisa langsung dimasukkan kolam dalam kondisi basah atau dikeringkan terlebih dahulu. 

Baca juga artikel referensi berikut:

4. Sisa Roti

Sisa roti

Apa kamu mungkin juga sering melihat di supermarket bagian roti – roti, kadang banyak dijumpai roti yang sudah kadaluarsa dan tidak dapat dimakan?

Hal itu adalah peluang bagi pembudidaya ikan nila karena roti tersebut dapat dijadikan pakan bagi ikan nila. Roti – roti jenis ini kadang hanya dijual dengan harga sangat murah atau bahkan diberikan saja karena sudah tidak layak jual.

5. Sisa Sayuran

Jika kita perhatikan tukang sayur, pada siang hari, gerobak mereka akan dipenuhi oleh sayuran yang sudah layu atau tidak terjual lagi. Bahkan sayuran sisa seperti ini akan dibuang begitu saja karena sudah tidak dapat dimasak lagi. Maka sebagai peternak ikan nila, ambillah sisa – sisa sayur mentah ini dan berikan kepada ikan – ikan kamu. 

6. Ampas Kelapa

Menghemat pakan adalah salah satu trik peternak nila agar menghasilkan untung yang sebesar – besarnya. Ampas kelapa juga digemari oleh ikan nila. Ampas seperti ini didapatkan dari sisa santan yang telah habis diperas sarinya.

Daripada dibuang, manfaatkanlah bahan ini untuk makanan ikan. Cara memberikan kepada ikan bermacam macam, bisa langsung saja diberikan atau bisa juga dicampur dulu dengan dedak.

7. Lumut

Mungkin jarang terpikirkan oleh orang bahwa lumut adalah salah satu tumbuhan yang hidup di air tawar dan menjadi makanan alami ikan. Memberikan lumut sebagai makanan ikan adalah pilihan yang cerdas karena lumut banyak kita dapatkan di sungai, sumur, batu – batuan lembab atau bahkan di pinggir kolam ikan kamu. Selain dapat dijumpai di banyak tempat, lumut juga gratis.

8. Daun Talas

Pada dasarnya ikan nila adalah jenis ikan yang suka mengkonsumsi sayuran dan daun – daunan. Mengaca dari fakta itu, kamu dapat memberikan ikan daun talas. Biasanya dari tanaman talas, yang dijual dan dikomersilkan adalah umbi talasnya, sedang daun dan batangnya hanya ditinggalkan saja.

Bahkan jika kamu memiliki cukup lahan, kamu bisa membudidayakan ikan nila berikut daun talas. Dengan begitu kamu dengan mudah mendapatkan pakan ikan dari hasil perkebunan sendiri.

9. Eceng Gondok

Eceng Gondok

Eceng gondok adalah tumbuhan dengan kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga sering disebut sebagai gulma yang harus dibasmi karena merugikan ekosistem. Namun bagi ikan nila, eceng gondok bisa menjadi salah satu pilihan makanan.

Dengan memberikan eceng gondok ke ikan sebagai makanan, kamu bukan hanya mendapatkan ikan nila yang kenyang tapi juga membantu menjaga ekosistem yang ada di sawah atau sungai. Yang terpenting, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan eceng gondok.

10. Lemna SP

Lemna merupakan daun yang berukuran 6-8 mm dengan satu batang akar yang menempel di bagian bawah. Walaupun tumbuhnya di genangan air, faktanya tumbuhan ini memiliki kandungan protein cukup tinggi sehingga bisa digunakan sebagai pakan ikan Nila.

Ketahui juga informasi terkait tentang masa panen ikan nila.

Lemna atau dalam sebutan lain yaitu tumbuhan mata lele, tumbuhan ini bersifat kosmopolitan atau bisa tumbuh di mana saja di daerah tropis, terutama pada perairan tergenang di ketinggian rendah hingga sedang.

Ketujuh jenis makanan ikan nila supaya cepat besar diatas semoga dapat dijadikan alternatif pakan agar hasil budidaya ikan nila kamu dapat berputar dengan cepat dan menghasilkan banyak untung. 

Tinggalkan komentar