Makanan Marmut Agar Cepat Besar

Rumahhewan.co.idMemelihara marmut kita juga harus pintar memilih makanan marmut agar cepat besar. Di habitat aslinya, marmut biasa mengonsumsi rerumputan, biji-bijian, serangga kecil, dan buah-buahan.

Dengan memberi marmut makanan yang berkualitas akan menjamin kesehatannya. Walaupun sudah banyak jenis makanan marmut yang tersedia di petshop, kita juga harus memberikan makanan alami agar pertumbuhannya cepat besar.

Marmut termasuk dalam golongan hewan pengerat. Marmut memiliki tubuh yang mungil dan lebih kecil dibanding kelinci atau hewan peliharaan lainnya, seperti hamster. Marmut disukai dan menjadi pilihan sebagai hewan peliharaan karena jinak dan perawatannya yang mudah. Ada beberapa jenis makanan marmut agar cepat besar, seperti berikut ini.

5 Makanan Marmut Agar Cepat Besar

Banyak orang memelihara marmut karena hewan ini lucu dan menggemaskan. Warna bulunya pun juga menarik. Agar kesehatan marmut tetap terjaga dan terawat, kamu harus memeliharanya dengan telaten dan sabar dengan memerhatikan kebersihan tubuh marmut dan kandangnya.

Untuk makanannya juga mudah didapat dan ditemukan. Makanan marmut agar cepat besar adalah sebagai berikut.

1. Tumbuh-tumbuhan dan sayuran

Makanan marmut

Salah satu makanan utama bagi marmut adalah tumbuhan seperti sayuran atau rerumputan. Di habitat aslinya, marmut juga memakan lumut kerak, lumut daun, buah beri, bunga, dan akar-akaran. Namun, kamu juga perlu tahu jika tidak semua jenis sayran disukai oleh marmut.

Sayuran seperti kangkung, brokoli, bayam, sawi, dan beberapa sayuran segar lainnya bisa menjadi makanan favorit marmut.

Agar gizi pada tubuh marmut tetap terjaga, kamu bisa memberi semua jenis sayuran tersebut secara bersamaan namun dalam jumlah yang sedikit saja. Dengan memberi marmut sayur-sayuran seperti kangkung, sawi, bayam, dan brokoli secara bersamaan, nutrisi yang dicerna oleh marmut akan beraneka ragam.

Marmut juga menyukai sayuran lainnya seperti wortel, mentimun, seledri, kacang kapri, jagung, dan kale (sejenis kubis daun). Sayur-sayuran seperti yang sudah disebutkan sangat mudah untuk ditemui, bukan? Untuk asupan sampingan, kamu juga bisa memberi makanan berupa sayuran yang cukup sulit ditemukan di pasar tradisional seperti peterseli, paprika, ubi bit merah, atau bunga dandelion.

Sebelum memberikan makanan kepada marmut, sebaiknya cucilah terlebih dahulu agar tetap terjaga kebersihannya. Selalu berikan sayuran segar dan jangan memberi sayuran busuk kepada marmut, karena bisa mengganggu kesehatannya.

2. Jerami

Jerami

Kalian tentu heran dan bertanya-tanya apakah benar marmut menyukai jerami? Faktanya memang seperti itu. Selain memakan sayuran, jerami merupakan makanan kesukaan marmut. Jerami bisa membantu proses pencernaan dan menjaga kesehatan gigi. Selain itu, jerami juga merupakan salah satu makanan marmut agar cepat besar.

Jerami dapat membuat pertumbuhan marmut menjadi lebih cepat. Jika kamu ingin marmut peliharaannya tumbuh berkembang, sediakan jerami pada kandangnya.

Selain untuk alas tidur, marmut-marmut yang kalian pelihara akan memakan sebagian dari jerami tersebut. Jenis jerami yang baik untuk marmut yaitu alfalfa, blue grass, orchard, meadow, oat, dan brome grass.

3. Pelet

Pelet

Tidak hanya ikan dan burung saja yang memakan pelet, marmut juga membutuhkan pelet sebagai makanan pendamping atau selingan. Pelet baik untuk perkembangan tubuh marmut agar cepat besar karena mengandung energi yang tinggi.

Namun, jangan memberi makan pelet terlalu banyak karena bisa menyebabkan obesitas (kelebihan berat badan) dan masalah pada gigi marmut.

Berikan pelet sekitar seperdelapan sampai seperempat cangkir tiap harinya untuk variasi makanan atau makanan pendamping selain sayuran. Kamu bisa memilih pelet yang mengandung vitamin C untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan nutrisi marmut agar selalu terjaga kesehatannya. Dalam sehari, setidaknya marmut membutuhkan vitamin C sebanyak 10 mg.

Hindari memberikan pakan seperti kacang-kacangan, muesli, sereal, atau buah-buahan kering. Untuk pemberian pelet, kamu bisa memilih pelet khusus marmut. Hindari memberi makan pelet untuk kelinci atau hewan pengerat lainnya pada marmut. Pemberian pelet yang bukan untuk marmut tidak dianjurkan karena mengandung vitamin dan nutrisi yang berbeda dan tidak sesuai dengan tubuh marmut.

4. Dedak

Dedak

Dedak rupanya merupakan makanan marmut dan juga baik untuk perkembangan tubuh marmut. Kalian bisa mencampurkan dedak pada makanan marmut untuk mencukupi kebutuhan serat yang sangat bermanfaat bagi tubuh marmut.

Serat yang terkandung dalam dedak akan membantu marmut tumbuh dengan sehat dan mengalami perkembangan yang baik, serta membantu kinerja pencernaan. 

5. Air

Meski bukan tergolong makanan, air juga sangat penting untuk tubuh marmut. Sama halnya dengan manusia dan tumbuhan, hewan seperti marmut juga membutuhkan air yang cukup untuk perkembangan tubuhnya.

Jika marmut tercukupi kebutuhan airnya, marmut akan lebih sehat dan tubuhnya menjadi lebih segar. Sediakan minuman bagi marmut pada tempat yang bersih.

6. Vitamin C

Sebagai tambahan, berikan marmut setidaknya 10 mg vitamin C setiap hari. Kamu bisa mendapatkan vitamin C dari suplemen atau dari makanan seperti kubis, blewah, kembang kol, atau jeruk.

Marmut berbeda dengan kelinci dalam hal pemenuhan kebutuhan nutrisi dan vitamin. Marmut harus menerima asupan vitamin C dan asam folat eksklusif. Hal ini berbeda dengan kelinci yang bisa menyediakan vitamin C dan asam folat sendiri.

Jenis Makanan Marmut yang Harus Dihindari

Untuk tips tambahan, hindari memberikan marmut biji apel, buncis, atau kentang karena bisa bersifat racun yang membahayakan marmut.

Jika kamu ingin memberi makan biji-bijian atau kacang-kacangan pada marmut, usahakan untuk mengupasnya terlebih dahulu. Jangan berikan kacang atau biji-bijian yang belum dikupas kepada marmut peliharaan Anda untuk menghindari kemungkinan marmut tersedak.

Makanan Untuk Marmut yang Sedang Hamil

Salah satu ciri marmut sedang hamil adalah perutnya terlihat buncit dan besar. Jika masih ragu, lakukan pemeriksaan ke dokter hewan agar kamu dapat memberikan makanan yang tepat untuk marmut kesayangan.

  • Berikan pakan pelet secukupnya (1 sendok teh) setiap hari. Kelebihan pelet dapat menyebabkan marmut obesitas.
  • Jangan berikan pakan jenis muesli. Karena bisa menyebabkan marmut kekurangan mineral sehingga menyebabkan kerapuhan tulang. Muesli merupakan makanan yang terbuat dari jagung, kacang polong, gandum, dll.
  • Selada, paprika kuning dan hijau, worter, tomat dan stroberry sangat baik untuk marmut yang sedang hamil.
  • Berikan vit C 1-2 tablet setiap hari. Jika kesulitan mendapatkan vitamin C, kalian bisa berikan buah dan sayur yang mengandung kadar vitamin C yang cukup tinggi.
  • Untuk air minum, berikan air yang bersih dan tentunya dalam wadah yang bersih dan harus diganti setiap hari.

Pola Makan Marmut

Setiap harinya marmut membutuhkan asupan makanan 2x yaitu pagi dan sore, tentu dengan makanan yang berkualitas. Berikan wadah pakan yang bersih, guna menjaga mutu makanan marmut agar tetap bersih dan kering, dan mencegah marmut memungut makanan yang jatuh dilantai kandangnya yang terbuat dari kawat. Mangkuk makanan harus dibersihkan setelah digunakan.

Berikan pakan yang berkualitas dan terarur setiap harinya. Kamu bisa memilih dari sekian banyak jenis buah dan sayur untuk menjadi makanannya.

Rerumputan yang menjadi makanan mereka harus mengandung serat yang cukup, hal ini dapat mencegah gangguan pencernaan dan membantu pertumbuhan gigi marmut.

Makanan di atas bisa kamu berikan untuk marmut-marmut kesayanganmu agar cepat besar dan kebutuhan nutrisinya tetap terjaga. Jika marmut mengalami diare atau kemungkinan terserang penyakit lainnya, kamu bisa segera membawanya ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk menghindari hal-hal buruk seperti sakit atau bahkan kematian.

Tinggalkan komentar