Cara Ternak Ayam Kate Jepang

Rumahhewan.co.id – Ayam kate jepang bisa dibilang saat ini sedang populer di budidaya ternakkan sehingga saat ini banyak sekali cara ternak ayam kate jepang dimana – mana. Meskipun tidak berbeda jauh dengan ayam kampung, namun ayam kate jepang memiliki ukuran tubuh dan paruh yang lebih kecil.

Meskipun cara berternak nya tidak berbeda jauh seperti berternak hewan lainnya, namun kate jepang memiliki bentuk ekor yang khas dan membuat ayam ini disukai banyak orang.

Pemilihan Bibit

Jika kamu memang serius ingin ternak ayam kate jepang, maka pilihlah bibit yang sehat dan terbaik. Bibit yang baik dan sehat memiliki bentuk tubuh yang gemuk, bulat juga terdapat jengger kepala berwarna merah.

Selain itu, induk ayam betina yang baik memiliki bulu yang terlihat bersih dan mengkilap dengan umur 5 hingga 6 bulan, sehingga sudah pasti jika kamu memilih induk yang terbaik dan sehat, kamu pasti akan memiliki anak ayam yang sangat banyak.

Lihat kotoran dikandangnya apakah berwarna putih atau coklat muda. Jika kotoran berwarna putih dan bercair, tandanya kurang baik. Sebelum membeli, minta penjual untuk mengeluarkan ayam untuk berjalan diluar kandang selama beberapa saat.

Perhatikan saat indukkan dilepas dari kandangnya, apakah lincah, berjalan jalan cari makanan, ataupun berinteraksi dengan ayam-ayam lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bibit yang unggul.

Ciri bibit yang bagus selain tidak mengantuk atau suka tidur adalah larinya yang gesit. Sedangkan pejantan berbadan tegak dan aktif berinteraksi dengan betina, lincah, jenggernya merah, pejantan yang jenggernya besar, jalu dikakinya juga sudah keluar, maka pertanda siap membuahi, spermanya sudah matang.

Persiapkan Kandang Ayam

Menyiapkan kandang sebelum memilih bibit ayam tentu saja harus dilakukan. Ada hal khusus yang dilakukan jika kamu ingin membuat kandang untuk ayam kate jepang, agar ayam bisa menghasilkan telur yang banyak dan tumbuh sehat.

Pastikan kamu membuat kandang yang sedikit gelap dengan sirkulasi udara yang baik dan juga pencahayaan yang sesuai seperti lampu 5 Watt, jangan lupa juga arahkan kandang ayam ke arah timur agar ayam kate jepang bisa terjemur sinar matahari pagi.

Selain itu, dalam membuat kandang ayam kate pastikan jangan terlalu lebar karena tubuh nya yang kecil. Kamu bisa menambahkan alas strimin dengan bahan kawat atau bambu agar ayam kate tetap bersih karena kotoran langsung turun kebawah. Pastikan juga membuat kandang yang hangat agar anak ayam kate tidak kedinginan.

Pastikan juga kkamung ayam kate jepang memiliki ruang untuk mengumbar yang digunakan agar ayam kate jepang tidak kurang gerak, jika kurang gerak sudah pasti ayam akan memiliki kondisi yang kurang sehat. Pasang juga pagar bambu dengan tinggi sekitar 1,5 hingga 2 Meter agar ayam terhindar dari stress karena gangguan hewan lain.

Penjodohan dan Perkawinan

Ternak ayam kate jepang

Berikut beberapa hal yang harus kalian perhatikan:

  • Ayam dapat dikembangbiakkan setelah ayam berusia melebihi 6 bulan.
  • Pastikan pilih pejantan dan betina yang baik.
  • Siapkan kandang yang nyaman untuk induk-kan (jantan dan betina), setelah kandang siap, masukan indukan yang akan dijodohkan selama beberapa hari.
  • Apabila indukan tidak bertengkar didalam kandang itu adalah pertanda baik, tetapi jika bertengkar segera pindahkan dan ganti dengan pasangan yang lain.
  • Setelah kurang lebih seminggu, keluarkan indukan dari kandang. Biarkan mereka bermain dan mencari makan diluar kandang, apabila indukan terlihat selalu berdekatan itu berarti mereka jodoh.
  • Keluarkan indukan setiap pagi hingga sore hari, saat mulai petang masukan kembali ke kandang.
  • Saat birahi indukan akan kawin dengan sendirinya, biasanya perkawinan terjadi di pagi hari antara pukul 07.00-0900 dan sore hari pukul 15.00-17.00 .
  • Perkawinan pada ayam ditandai dengan ayam jantan yang seolah menari-nari mendekati betina (gerakan pejantan sangat unik sekali), kemudian ayam jantan naik ke atas punggung betina sambil mematuk bulu di daerah leher betina dan menekan-nekan daerah kloakanya pada kloaka betina.
  • Apabila pembuahan berhasil, beberapa hari kemudian induk betina akan berkokok yang menandakan akan segera bertelur.

Telur

Seperti ayam lainnya, anakkan bisa menetas setelah kurang lebih 21 hari masa eram setelah bertelur. Jumlahnya biasanya 4-8 ekor, mungkin juga lebih dari itu. Pastikan sang induk cukup makan dan minum pada masa mengerami telur, dan jaga suhu kandang agar jangan terlalu panas dan dingin.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Setelah telur menetas, langsung pindahkan ayam ke dalam suatu tempat yang tertutup dan terlindung dari suhu dingin.
  • Anak ayam yang baru menetas harus disatukan dengan induk agar memperoleh kehangatan dan mendapatkan panduan dan petunjuk dalam hal memilih dan memilah-milah makanan yang berupa remah-remah.
  • Kandang harus diberi tambahan lampu minimal 5 watt sebagai penghangat tambahan dan sebagai penerangan dalam ruang tertutup tersebut sehingga setiap saat anak ayam tersebut dapat makan dan minum sendiri.
  • Kandang tersebut alasnya harus rata dan tidak bolong-bolong agar makanan tertampung, dan angin tidak masuk ke dalam kandang melalui bawah. Tapi pastikan lubang untuk pergantian udara (ventilasi) harus ada.
  • Lakukan pengecekkan agar pakan tidak kurang atau berlebihan, usahakan diberi secukupnya. Pemberian pakan dapat dilakukan 2 kali yaitu pagi dan sore

Perawatan Anak Ayam Kate

Anak ayam kate jepang
  • Anakan ayam kate jepang sudah pasti sangat rentan, sehingga jika anak ayam kate baru menetas, pastikan induk ayam kate itu menjaga dan merawat anaknya hingga satu minggu.
  • Selain itu, jika hujan, berikan penutup air pada kandang untuk menghalau air masuk kandang agar anak ayam tidak kedinginan.
  • Berikan lampu panas di salah satu sisi kandang, suhunya berkisar 32 C. Karena ayam kate tidak dapat menahan perubahan suhu yang cepat, maka kamu wajib cek untuk menaikan atau menurunkan cahaya menyesuaikan suhu sekitar. Pastikan ruangan kotak tidak memiliki ventilasi panas atau udara yang bertiup langsung di atas kotak.
  • Usahakan untuk menempatkan wadah makanan dan minuman dalam satu tempat.
  • Kamu juga selalu memperhatikan anak ayam dengan hati-hati. Jika anak ayam meringkuk di bawah cahaya, tandanya kedinginan. Jika menyebar dengan sayap menggantung dan terengah-engah, tandanya kepanasan.
  • Ketersediaan makanan dan minuman juga wajib dijaga dan juga sampah maupun kotorannya wajib dibersihkan. Jangan sampai ada penumpukan sampah karena dapat mengganggu gerak ayam.

Pemberian Makanan Ayam Kate Jepang

Untuk masalah pemberian makanan, karena kate jepang memiliki paruh dan tubuh relatif kecil, maka mereka tidak bisa diberi makan biji – bijian yang dimakan oleh ayam kampung, ayam jenis kate jepang harus diberi biji – bijian khusus. Kamu bisa menggunakan beras merah dan makanan BR.

Beras merah dipilih karena ukurannya yang lebih kecil dan nutrisi nya yang lebih baik, selain itu, makanan BR juga memiliki tekstur yang lembut sehingga ayam bisa mencernanya dengan lebih baik.

Buat kamu dirumah yang punya mesin giling, bisa dicampurkan bahan pakan ini:

  1. Dedak,
  2. biji bunga matahari,
  3. biji wijen,
  4. jagung kering,
  5. kacang polong kering,
  6. biji labu kering,
  7. gandum kering.

Protein sangat diperlukan bagi ayam yang sedang bertelur, karena pembuatan telur itu sendiri terdiri dari protein. Untuk itu, ayam kate memerlukan makanan seperti kacang kacangan, toge atau kecambah, biji bunga matahari, dan makanan berprotein tinggi.

Pemberian makanan juga harus dilakukan secara rutin, karena percuma saja jika kamu ternak ayam kate jepang dengan indukan yang berkualitas jika pemberian nutrisi, penyiapan kandang dan perawatannya diabaikan sehingga membuat ayam lebih mudah terserang penyakit.

Jika kamu sudah memperhatikan asupannya dengan baik, maka pemberian minum juga harus diperhatikan. Pastikan kamu memberikan air matang kepada ayam kate, karena tentu saja hal ini sangat mempengaruhi kesehatan dari ayam kate jepang tersebut. Jika kamu tidak mampu memberikan minum air matang, maka siapkan air bersih yang tidak tercemar sama sekali.

Mungkin kalian juga butuh informasi ini; cara membuat pakan ayam organik.

Pemberian Vitamin

Terdapat banyak jenis vitamin ayam kate jepang yang bisa kamu pilih, ada vitamin yang meningkatkan hormon agar ayam cepat bertelur , vitamin untuk menghasilkan banyak telur, ada juga vitamin yang bisa membuat ayam kate yang kamu pelihara menjadi lebih aktif dan produktif.

Konsultasi-kan ke dokter hewan atau ahli peternakan kapan tepatnya memberikan imunisasi kepada ayam. Untuk ayam petelur, imunisasi terhadap flu burung akan menyebabkan turun produksi beberapa persen, maka lebih baik untuk konsultasikan dulu kepada ahli peternakan di daerah kamu.

Itulah beberapa cara ternak ayam kate jepang yang bisa kamu coba, jika kamu mempraktekkan dengan baik dan juga mencari pengalaman dari orang – orang yang sudah berpengalaman, maka sudah pasti memelihara ayam kate yang kamu lakukan sukses dan menghasilkan panen yang berkualitas.

Satu pemikiran pada “Cara Ternak Ayam Kate Jepang”

  1. Kebetulan ada saudara yang menawarkan ayam jenis kate kepada saya. Warna bulu ayam putih seperti yang ada di foto di atas. Tak coba ternak ayam kate jepang, barangkali berhasil. thanks ilmunya min. Salam dari pekalongan…

    Balas

Tinggalkan komentar