Cara Memelihara Ikan Koki

Rumahhewan.co.id, Cara memelihara ikan koki – Ikan Koki adalah salah satu ikan hias cantik yang asalnya dari China. Ikan ini memiliki 130 jenis atau varietas yang tersebar di seluruh dunia. Ikan koki terbilang sebagai ikan hias yang cantik sehingga banyak dipelihara  untuk hobi.

Sayangnya, hewan ini memiliki banyak kelemahan sehingga agak sedikit sulit dan butuh ketelatenan untuk memeliharanya. Jika Anda berminat untuk memilikinya di rumah, berikut ini ada beberapa tips memelihara ikan koki agar sehat dan awet. Tipsnya cukup mudah diikuti bahkan untuk pemula sekalipun.

Cara Memelihara Ikan Koki Agar Tidak Mudah Mati

Keindahan ikan koki dilihat dari warna dan coraknya yang beraneka ragam. Warna tubuhnya menandakan kecantikan yang menarik mata. Binatang ini sebenarnya bukanlah ikan yang membutuhkan perlakukan khusus.

Hanya saja, ikan koki memiliki beberapa kelemahan yang bisa membahayakan dirinya. Dengan kata lain, bisa mudah mati dalam kondisi tertentu. Salah satu yang paling sering mengakibatkan kematian adalah jumlah yang terlalu banyak dalam akuarium. Ada tata cara tertentu jika Anda ingin memeliharanya.

Bila ingin memeliharanya, berikut cara memelihara ikan koki agar tidak mudah mati. Diantaranya adalah :

1. Kualitas dan Kuantitas Air

Ikan koki membutuhkan tempat hidup atau ruang air yang cukup luas. Idealnya, ikan koki dewasa membutuhkan sekitar 30-50 liter dalam kolam atau akuarium. Jika Anda hendak memelihara hewan tersebut dalam sebuah akuarium, perhatikan jumlah populasinya. Hindari memelihara dalam jumlah banyak di satu akuarium supaya mereka bisa bebas bergerak dan bernafas.

Tips memelihara ikan koki yang pertama adalah berikan akuarium yang cukup untuk tempat hidup ikan-ikan ini. Butuh ruang lebar supaya dia bisa bergerak dengan bebas. Jika Anda tidak memiliki akuarium yang besar, jangan memelihara terlalu banyak. Jangan menyiksanya dengan menempatkan beberapa ikan dalam satu akuarium kecil hanya karena ingin terlihat indah. Hal ini bisa membuatnya menjadi stress dan mudah mati.

Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa ikan koki merupakan hewan yang tidak tahan dengan ammonia. Secara tidak disadari, air yang digunakan sebagai tempat hidupnya mengandung ammonia. Kandungan ammonia ini bisa berasal dari kotorannya sendiri. Oleh sebab itu, Anda harus mengganti airnya dalam waktu yang teratur. Jangan biarkan air tergenang terlalu lama.

Baca juga: Cara membuat pakan ikan lele

2. Makanan

Makanan ikan koki

Makanan adalah kebutuhan yang paling penting bagi makhluk hidup, tak terkecuali bagi ikan koki. Ikan yang satu ini tergolong hewan yang cukup banyak makan. Bisa dikatakan termasuk rakus.  Dia memakan semua benda yang nampak di depan matanya. Itulah mengapa sangat penting menjaga kondisi air akuarium agar selalu bersih dari kotoran-kotoran.

Anda bisa memberikan makanan seperti cacing kering, cacing sutera, cacing beku atau juga pellet. Memelihara ikan koki supaya bertahan hidup adalah dengan memberikan pellet. Hal ini dikarenakan pellet sudah mengandung berbagai macam unsur gizi, vitamin dan mineral lain yang dibutuhkan. Selain itu, pemberian pellet juga mudah dan tidak ribet.

3. Ketersediaan Oksigen

Makhluk hidup jenis apapun di dunia ini pasti membutuhkan oksigen untuk hidup. Ikan koki meskipun tubuhnya kecil, tetap memerlukan kadar oksigen tinggi. Anda harus benar-benar memperhatikan jumlahnya dalam satu kolam atau akuarium. Hal ini bertujuan supaya mereka cukup mendapatkan asupan oksigen untuk kebutuhan hidup.

Jika kekurangan oksigen, mereka tidak akan tumbuh sehat dan mudah mati. Anda harus sering-sering menguras akuarium dan menggantinya dengan air yang baru. Hal ini bertujuan agar kandungan oksigennya tetap tinggi. Jika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk menguras setiap hari, cara merawat ikan koki agar tidak mati dalam hal ini adalah menggunakan teknik biofiltrasi.

Teknik biofiltrasi adalah cara menciptakan air jernih dengan menyaring air menggunakan media filtrasi. Air dari akuarium disedot dan dialirkan menuju penyaring. Penyaring akan memfiltrasi atau menyaring kotoran dari dalam akuarium dan mengalirkannya kembali.

Teknik ini sangat berguna untuk mengurangi aktivitas mengganti air. Anda bisa mengganti air minimal seminggu sekali dengan menggunakan teknik ini. Teknik biofiltrasi juga terbukti mampu meningkatkan kadar oksigen karena akan menciptakan gelembung udara. Dengan demikian, ika koki tidak akan kekurangan oksigen di dalam akuarium.

Selain biofiltrasi, cara merawat ikan koki selanjutnya adalah meletakkan tanaman air di dalam akuarium. Tujuannya ialah supaya kadar oksigen di dalam air meningkat. Karena pada dasarnya, tumbuhan mengeluarkan oksigen saat fotosintesis. Namun, berhati-hatilah jika tumbuhan airnya mati. Anda harus segera mengeluarkan supaya tidak meracuninya.

Cara memelihara ikan koki diatas merupakan tips dasar yang harus Anda ketahui jika ingin memiliki ikan koki yang sehat dan indah. Umumnya, ikan koki memiliki umur yang panjang yaitu sekitar 10 tahun. Jika Anda bisa memeliharanya dengan baik, maka akan tumbuh sehat, indah dan kuat dalam akuarium.

Tinggalkan komentar