Cara Membuat Pakan Ayam Organik

Rumahhewan.co.id – Bagi kamu yang seorang peternak ayam, tentu saja ingin hasil ternaknya tumbuh sehat dan normal tanpa memiliki masalah penyakit, sehingga kamu perlu tahu cara membuat pakan ayam organik yang bergizi.

Namun, mungkin kamu sendiri juga kebingungan karena biasanya pakan yang berkualitas sudah pasti memiliki harga jual yang tinggi. Sehingga, banyak dari mereka termasuk kamu yang lebih memilih untuk membuat pakan sendiri.

Namun jika tidak ingin ribet, kamu juga bisa memilih pakan ayam organik yang berkualitas dipasaran, namun tentu saja dana yang kamu keluarkan tentu lebih besar, karena itulah, dengan mencoba cara membuat pakan ayam organik ini, kamu bisa menghemat biaya pengeluaran kamu. Hasil dari pakan ayam organik ini bisa digunakan sebagai makanan cadangan atau makanan langsung untuk ayam organik.

Sebelum membuat pakan ayam organic, kamu harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Kenali Ayam Organik

Berbeda dengan ayam biasa, ayam organik memiliki lemak yang sedikit, protein lebih tinggi dan kolesterol yang rendah sehingga ayam ini harus benar – benar steril dari berbagai hormone pemicu pertumbuhan.

Karena itulah, dalam memberi pakan pada ayam organik, kamu tidak boleh sembarangan, pemenuhan gizi seperti Protein, Mineral, Vitamin, Energi dan juga air harus dilakukan agar ayam organik tumbuh dengan baik.

Baca juga: Cara ternak ayam kampung

Bahan – Bahan Pakan Ayam Organik

Beberapa bahan yang harus disiapkan untuk membuat pakan ayam organic yaitu:

  • Sayur – sayuran, seperti kangkung, bayam, gedebog dan lain sebagainya sekitar 1,5 Kilogram,
  • setelah itu siapkan juga dedak padi atau katul sekitar 2,5 Kilogram juga kerak nasi sebanyak 1 Kilogram,
  • selain itu siapkan juga Tepung Jagung sebanyak 2,5 Kilogram,
  • ampas tahu sebanyak 0,5 Kilogram,
  • konsentrat ayam pedaging seperti 511 Bravo sebanyak 1,5 Kilogram,
  • tepung ikan 0,5 Kilogram dan air sebanyak 10 Liter.

Cara pembuatan Pakan Ayam Organik

Setelah bahan – bahan diatas telah disiapkan, campurkan semua bahan tersebut menjadi satu dan aduk hingga rata. Setelah teraduk dengan rata, masukan bahan tersebut ke dalam ember atau tong untuk dilakukan fermentasi selama 24 jam.

Ketika proses fermentasi, pastikan tong dan ember ditutup dengan rapat. Setelah proses fermentasi selesai, lakukan proses penggilingan pada pakan agar butiran – butiran pakan menjadi lebih rata.

Jemur pakan yang telah digiling tadi dibawah sinar matahari langsung hingga benar – benar kering, hal ini dilakukan agar pakan tidak mudah rusak. Setelah pakan benar – benar kering, kamu bisa menyimpannya sebagai cadangan makanan atau digunakan langsung.

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemberian Pakan

Terdapat banyak hal yang harus kamu perhatikan dalam pemberian pakan pada ayam organic, karena sudah dijelaskan sebelumnya, ayam organik berbeda dengan ayam lainnya, bahkan masalah kalsium, pemenuhan energi dan peningkatan nilai gizi harus diperhatikan.

Untuk pemenuhan kalsium, kamu bisa menambahkan 7% tepung kapur pada pakan ayam organic. Kalsium ini tentu saja sangat penting dalam pakan ayam karena sangat mempengaruhi kualitas telur, selain itu, kalsium yang terpenuhi juga bisa membuat ayam terjaga dari berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan tulang dan organ dalam sehingga ayam akan selalu aktif.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, maka kamu bisa menggunakan minyak goreng sebanyak kurang lebih 2,5% dari pakan yang kamu buat. Penambahan minyak goreng ini harus sangat teliti agar pakan ayam organic yang dibuat ini sehat dan mampu memenuhi gizi ayam.

Selain itu, kamu juga bisa menambahkan ragi tape jerami untuk meningkatkan nafsu makan ayam dan meningkatkan nilai gizi dari pakan ayam organik tersebut. Penambahan ragi tape jerami juga bisa meningkatkan imunitas dari unggas yang kamu ternak. Hal ini sudah pasti mampu meningkatkan keuntungan karena budidaya ayam dan panen menjadi lebih lancar.

Itulah beberapa cara pembuatan pakan ayam organik yang bisa kamu coba bagi kamu yang seorang peternak ayam tentu saja banyak hal yang harus kamu perhatikan dalam mengurus peternakan, baik itu dari pakan, kandang, lingkungan dan lain sebagainya sehingga hasil ternak kamu lebih baik.

Tinggalkan komentar