Cara Memancing Ikan Nila

Rumahhewan.co.id – Mancing ikan nila tidak semudah yang kita bayangkan. Bagi pemula, dibutuhkan pengetahuan lebih agar tidak sia-sia saat pergi memancing. Apalagi di saat ikan nila susah makan ketika memancing. Pemilihan umpan, alat pancing, dan faktor lainya juga wajib diperhatikan. Beda jenis ikan, berbeda pula cara memancingnya.

Ikan nila nama latinnya adalah Oreochromis niloticus, ikan Nila ini juga dikenal dengan sebutan ikan Nile Tilapia. Ikan Nila termasuk jenis ikan air tawar dan merupakan ikan pemakan segalanya.

Walaupun ikan nila pemakan segala, namun ada kalanya ikan nila sulit untuk di pancing. Berikut ini beberapa cara memancing ikan nila, baik yang susah makan atau tidak.

Cara Memancing Ikan Nila

Memancing merupakan kegiatan yang dapat mengurangi stres, melatih kesabaran dan juga menambah pundi-pundi uang. Apalagi jika yang kita pancing adalah ikan nila yang nilai harganya lumayan tinggi.

Berikut beberapa cara mancing nila yang harus kamu lakukan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.

1. Memancing pada saat musim pemijahan

Terlepas dari apakah kamu seorang pemancing profesional atau pemula, kamu pasti ingin mendapatkan ikan yang sudah ditargetkan.

Ikan nila tertarik pada umpan karena 2 alasan utama yaitu kelaparan dan perlindungan wilayah. Selama periode pemijahan, nila biasanya sangat teritorial. Ikan akan menyerang apa pun yang mendekati tempat bertelurnya. Hal ini meningkatkan peluang untuk memancing nila.

2. Waktu yang tepat saat memancing

Makhluk yang berdarah dingin ini aktivitasnya sangat bergantung pada suhu air di sekitarnya. Ketika cuaca bersuhu dingin, ikan hanya diam tanpa banyak gerak dan jika suhu cuaca panas, mereka menyelam makin dalam untuk mencari tempat dingin.

Sedangkan saat udara bersuhu hangat dan ada banyak nyamuk dan serangga lainnya, saat itulah waktu yang tepat untuk memancing ikan nila.

Atau kamu bisa memancing pada waktu berikut ini:

  • Pagi saat matahari terbit
  • Malam hari saat matahari terbenam
  • Pagi menjelang siang

Perhatikan juga musimnya, karena musim juga menentukan ikan nila mau makan umpan atau tidak.

  • Musim semi. Pada saat musim ini akan lebih beruntung di sore hari ketika suhunya cukup hangat. Ikan tidak banyak makan di pagi hari karena serangga yang keluar juga tidak banyak. Oleh karenanya, memancinglah di sore menjelang magrib saat ikan aktif mencari makan.
  • Musim kemarau. Musim ini cocok untuk memancing kecuali pada siang hari, karena suhunya terlalu panas. Ikan akan bersembunyi atau berenang lebih dalam untuk mencari tempat yang lebih sejuk. Ikan lebih suka makan sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
  • Musim dingin. Pada musim ini biasanya ikan nila susah makan. Namun, bisa diakali dengan racikan umpan yang super lezat. Penjelasannya ada di bawah.

3. Gunakan umpan yang tepat

Penting untuk dicatat bahwa pola makan nila mungkin berbeda di berbagai tempat pemancingan. Di alam liar, ikan nila sering makan lumut, serangga, ataupun cacing.

Ikan nila memakan segala jenis umpan, baik dari lumut, daun talas, pelet, hingga cacing. Namun umpan lumut yang paling direkomendasikan. Lumut ada yang bertekstur kasar ada juga yang halus.

Biasanya lumut yang kasar sangat disukai ikan nila dewasa atau indukan. Sedangkan yang lembut biasanya disukai anakan ikan. Tapi agak sedikit susah ketika mengaitkan umpan lumut kasar pada kail.

Baca juga: Pakan ikan nila supaya cepat besar

Cara Mancing Ikan Nila yang Susah Makan

Jika kalian sudah melakukan riset terlebih dahulu, sudah menentukan waktu, tempat dan umpan yang biasa dimakan nila tapi tidak ada hasil apapun, lakukan cara berikut.

Kenapa ikan nila susah makan? Padahal semua sudah dipersiapkan secara matang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan ikan nila tidak mau makan umpan kita:

  • Banyak makanan disekitar tempat tinggalnya. Mungkin didalamnya ada serangga, ulat atau lumut makanan kesukaan nila.
  • Kondisi air yang sangat jernih.
  • Berisik, ramai banyak orang disekitar.

Cara agar umpan di makan nila

  1. Ubah kondisi air yang jernih menjadi sedikit keruh. Biasanya di alam liar ada yang airnya bening ada juga yang keruh maupun kehitaman. Nah, pilihlah yang warnanya agak kehitaman atau keruh.
  2. Tenangkan diri agar tidak membuat suara berisik.
  3. Lempar kail dengan perlahan sampai masuk kedalam dasar air. Tarik keatas secara perlahan-lahan. Sedikit dimainkan naik-ulur umpan.
  4. Ganti umpan. Di alam bebas, nila biasa makan lumut dan cacing. Atau bisa gunakan racikan umpan berikut ini.

Umpan ini sangat bagus untuk mancing ikan nila yang susah makan baik untuk memancing harian atau di alam liar. Bahan-bahan yang harus kita gunakan yang pertama yaitu pasta pandan, kemudian Essen choya (merk bebas).

Racikan Umpan

  • Langkah pertama yang harus kita lakukan yaitu tambahkan pasta pandan ke dalam air sekitar antara 3 sampai 4 tetes, tergantung juga banyaknya air atau pun banyaknya lumut yang akan kita gunakan untuk membuat umpan ikan nila tersebut.
  • Setelah masuk kita aduk-aduk sampai benar-benar merata. Jika sudah semuanya tercampur merata baru kita tambahkan essen choya. Untuk penggunaan essen choya kita bisa gunakan dua atau tiga tetes karena essen choya tuh sangat kuat aromanya. sehingga takutnya merubah aroma dari essen pandan yang tadi awal.
  • Setelah kita teteskan kita aduk-aduk kembali sampai benar-benar merata. Jika sudah tercampur dengan merata baru kita tambahkan lumut.

Artikel referensi mengenai ikan nila:

Jika kalian merasa ada ikan nila namun tidak mau makan umpan, coba gunakan teknik di atas. Cara mancing ikan nila yang susah makan memang butuh kesabaran dan ketelatenan.

Itu saja sih caranya, mungkin lain kali bakal saya update lagi..

Tinggalkan komentar