10 Pakan Alami Ikan Nila (Pakan Nila pada Budidaya nila bioflok)

10 Pakan Alami Ikan Nila (Pakan Nila pada Budidaya nila bioflok). halo sobat rumahhewan.co.id budidaya Ikan Nila Bioflok pada media Kolam Terpal dengan pemberian pakan alternatif pada ikan nila menjadi kunci sukses keberhasilan dalam melakukan ternak ikan nila hingga memberikan keuntungan puluhan juta rupiah. Pemberian pakan alternatif pada ikan nila akan memberikan gizi yang baik bagi ikan nila agar cepat besar. Kalian harus baca artikel satu ini, dijamin memberikan ilmu, wawasan, manfaat dari segi aspek rasio dalam melakukan budidaya ikan nila dan budidaya ikan bawal serta budidaya ikan lele menggunakan sisten bioflok pada media kolam terpal.

Budidaya ikan nila tidak membutuhkan modal besar, karena pakan ikan nila sudah disediakan alam. Rahasia pakan alami yang mudah didapatkan, dengan modal minim sehingga menjadi sukses dalam berbudidaya ikan nila.

10 pakan alternatif budidaya ikan nila “rahasia hemat dan efektif”

  1. Daun singkong

Pada dasar nya untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila maka asupan protein dalam pakan harus terpenuhi. Dalam daun singkong terdapat kandungan protein yang sangat tinggi yaitu sebesar 27,8% dari protein kasarnya dengan manfaat tersebut maka banyak petani yang menyiasati harga pakan ikan nila yang tergolong tinggi ini dengan memanfaatkan daun singkong yang cenderung sangat mudah didapat dan minim biaya daun singkong pun memiliki gizi yang cukup tinggi.

  1. Singkong

Kandungan singkong dalam 100mg mengandung energi: 159kkal, lemak 0.28g, protein: 1.36g, karbohidrat: 38g. Selain daun singkong yang mengandung kadar protein tinggi tentu saja singkongnya pun tidak kalah tingkat gizi nya. Dengan kandungan proteinnya yang juga tinggi, singkong mengandung kalori yang juga tinggi kalian bisa mencacahnya lebih dahulu menjadi bagian bagian kecil lalu menaruhnya didalam kolam. Pakan alternatif singkong ini tergolong masih sangat jarang digunakan oleh para petani, namun silahkan coba manfaatnya apalagi bagi kalian yang mendadak harus meninggalkan kolam dalam waktu yang lama berhari hari singkong dapat menjadi solusinya sehingga kalian tidak perlu takut bila ikan nila akan kelaparan

  1. Nasi bekas

Kandungan nasi bejas dalam 100gr mengandung: energi: 129kkal, lemak: 0.28g, protein: 2.66g, karbohidrat: 27.9g. nasi merupakan makanan pokok yang sering kali kita temui dalam kehidupan sehari hari. Untuk kalian yang sering menyisakan nasi mulai sekarang jangan buang sisa nasi yang tidak habis termakan itu karena kalian dapat memanfaatkan nasi bekas tersebut untuk makanan ikan nila karena nasi mengandung karbohidrat dan protein yang sangat tinggi sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ikan nila. Kalian dapat mencampurkan nasi bekas tersebut dengan dedak atau langsung saja memberikannya untuk pakan ikan nila.

  1. Azola

Kandungan azola dalam 100gr mengandung: protein: 24-35%, asam amino: 7-10%, mineral: 10-15%.  Azola adalah salah satu tumbuhan air yang bisa tumbuh di sawah penggunaannya sebagai pakan ikan air tawar dapat menekan biaya pakan palet setidak nya 30 – 60%. Hal ini disebabkan karena azola memiliki tingkat protein dan kalori yang sangat disukai oleh ikan nila sehingga banyak pembudidaya ikan yang melakukan budidaya azola juga sebagai pakan alternatif utama dalam pemberian pakan ikan nila. Kalian bisa menjadikannya sebagai pakan alternatif dengan memotongnya kecil kecil terlebih dahulu atau kalian bisa menempatkan langsung azola didalam kolam kolam ikan kila agar ikan dapat memakannya kapan saja

  1. Dedak Padi

Kandungan dedak dalam 100gr mengandung: energi: 245kkal, lemak: 7g, protein: 17g, karbohidrat: 66g. Dedak padi adalah hasil samping proses penggilingan padi, terdiri atas lapisan sebelah luar butiran padi dengan sejumlah lembaga biji. Dedak menjadi makanan yang sangat tepat bagi ikan nila kecil agar cepat besar hal ini dikarenakan dedak memiliki ukuran sangat kecil sehingga pas dengan ukuran mulut ikan nila yang masih kecil. Banyak peternak ikan nila yang memilih dedak sebagai pakan alternatif karena kaya akan karbohidrat yang baik untuk pertumbuhan ikan nila  dan juga harga pakan nya cukup terjangkau menjadi alasan para peternak memilih dedak

  1. Roti sisa

Kandungan roti sisa dalam 100gr mengandung: energi: 264kkal, lemak: 1.3g, protein: 9.61g, karbohidrat: 55.8g. makanan makanan kadaluarsa atau expied dari pabrikan maupun home industri seperti roti yang sudah expired dapat kita manfaatkan sebagai pakan ikan nila alternatif. Dengan kadar protein yang masih tinggi tentu saja akan sangat baik bagi pertumbuhan ikan nila. Kalian bisa temukan roti kadaluarsa atau roti expired ini pada supermarket atau pabrikan kecil di sekitaran domisili kalian. Dan biasanya roti kadaluarsa akan dijual dengan sangat murah dikarenakan sudah tidak dapat dijual dan dikonsumsi kepada pelanggan tentunya. Hal ini menjadi nilai ukur  untuk menekan biaya pakan yang sangat mahal.

  1. Kangkung

Kandungan kangkung dalam 100gr mengandung: energi: 18kkal, lemak: 0.2g, protein: 2.6g, karbohidrat: 3.1g. kangkung merupakan salah satu pakan alami ikan nila yang bisa kita pilih untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila. Para pembudidaya ikan nila juga juga lebih memilih daun kangkung kaena lebih menghemat biaya pakan ikan, selain itu pakan ikan nila satu ini bertujuan agar ikan nila tidak ketergantungan dengan pakan buatan seperti pelet. Biasanya kangkung akan dipotong kecil kecil atau langsung ditebar begitu saja dan ikan akan langsung memakannya dengan mudah. Tapi ada juga yang justru menanam kangkung dalam kolam ikan agak bisa langsung memakannya kapan saja.

  1. Lumut

Kandungan lumut dalam 100gr mengandung: sumber protein tinggi. Lumutmerupakan salah satu jenis tumbuhan yang sangat digemari oleh ikan nila. Karena lumut mengandung banyak protein dan rasanya yang berbau amis. Oelh karena itu tidak heran apabila pemancing ikan seringkali menggunakan lumut sebagai umpan. Lumut merupakan pakan alami yang biasanya sudah banyak tumbuh dikolam ikan, jika sudah habis anda bisa mencari lumut di sungai dan sawah untuk tambahan makanan ikan nila. Kini mulai banyak para petani mulai menekuni budidaya lumut ini dikarenakan nilai manfaatnya yang sangat tinggi

  1. Ampas kelapa

Kandungan ampas kelapa dalam 100gr mengandung: serat kasar: 15.07%, lemak: 38.34%, protein: 5.78%. ampas kelapa yang dianggap sudah tidak berguna lagi ternyata dapat memberikan banyak manfaat. Ampas kelapa memiliki kadar protein yang tinggi yaitu sekitar 5 – 35% dan kandungan kalorinya atau serat kasar dan serat makanannya sangat bermanfaat bagi pertumbuhan ikan nila. Ampas kelapa dapat kalian temukan disetiap pasar tradisional, dan tentunya kalian dapat membelinya dengan harga yang sangat murah. Dan dalam praktiknya kalian bisa langsung menebar langsung sebagai pakan atau kalian bisa melakukan proses fermentasi terlebih dahulu pada ampas kelapa tersebut.

  1. Daun talas

Kandungan daun talas dalam 100gr mengandung: energi: 71kkal, lemak: 2.1g, protein: 4.1g, karbohidarat: 12.3g. daun talas memiliki kandungan protein dan vitamin yang cukup tinggi untuk menunjang laju pertumbuhan ikan nila. Selain itu daun talas memberikan nutrisi yang tinggi dalam menjaga ketahanan ikan nila dalam menghadapi serangan penyakit. Sehingga para petani dapat menuai hasil dari panen ikan nila sesuai dengan bobot yang diharapkan dengan cepat. Banyak petani menanam daun talas langsung pada kolam atau tambak ikan nilanya, sehingga pakan alternatif ini dapat dengan mudah didapatkan.

Ikan yang hidup di air tawar ini sering diolah dan dikonsumsi karena memiliki cita rasa yang lezat. Banyaknya permintaan pasar membuat usaha ini memiliki peluang yang besar dalam mendatangkan keuntungan. Bahkan, beberapa peternak ikan lebih memilih ikan nila karena bisa tumbuh lebih cepat dan besar sehingga sering melakukan panen.

Ikan nila biasanya akan dipanen dalam kurun waktu 4-6 bulan dari pendederan. Untuk bisa mendapatkan ikan nila yang besar dengan cepat dan bernutrisi, maka anda harus memperhatikan makanan ikan nila yang diberikan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar